Ayam Bacem Geprek Bagheera, 'Gepreklah Aku Sesuka Hatimu..'

YOGYA, KRJOGJA.com - Usai dipuaskan oleh masakan ayam geprek yang hadir di seluruh penjuru Yogyakarta. Inovasi kuliner dari olahan ayam kembali menyapa masyarakat kota pelajar.

Kali ini, kabar menarik datang dari Ayam Bagheera. Jika biasanya ayam geprek dimasak dengan digoreng, warung ini justru menghadirkannya dengan olahan bacem. Alhasil lezatnya perpaduan antara rasa pedas, manis, dan asin itu pun semakin menggoda urat lapar.

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Selain menu utama ayam, sajian pelengkap layaknya tahu dan tempe pun turut serta dalam masakan bacem. Rasa manis olahan kedelai itu akan semakin nikmat jika digeprek bersama sang ayam. Ditambah lagi, Ayam Bagheera juga selalu memberikan kremesan dan saos khas dapur miliknya.

“Biasanya kalau ayam geprek cuman tepung yang asin sama sambal pedas. Kali ini kita tambahin satu elemen rasa yaitu manis. Kadang orang justru lupa bahwa manis itu identik sama Jogja. Jadi kita memadukan tiga elemen rasa, kalau kata Dian Sastro itu simfoni rasa,” ujar Marketing Director Ayam Bagheera Tegar Arya Ridhartatama (26) kepada KRjogja.com, Sabtu (15/06/2019).

Tidak hanya rasanya yang berbeda, pelayanan Ayam Bagheera juga cukup unik. Pelanggan di warung ini dipersilahkan untuk menggeprek ayamnya sendiri sesukanya. Di sini lah mereka pun dapat mengawinkan pedas, manis, dan asin sesuai selera masing-masing.

“Enggak cuman rasa tapi kita juga memberikan experience pada konsumen. Enggak cuman Korea dan Jepang yang bisa goreng masak sendiri, Jogja juga ada nih. Kita sediain cobek sama palu bisa geprek sendiri nih. Gimana bentuk gepreknya terserah tergantung
konsumen, sesuai tagline kita Geprek Sesukamu,” tegas Tegar sembari menyapa para pelanggan yang silih berganti.

Jangan khawatir masalah harga. Cukup dengan merogoh kocek Rp15.000 saja pengunjung sudah dapat menyantap ayam bacem geprek lengkap dengan minum dan nasi putih sepuasnya. Seluruh menu pelengkapnya pun tidak kalah murah dengan cita rasa yang luar biasa. Setiap harinya, Bagheera sendiri siap melayani pelanggan mulai pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Hadir sebagai pionir ayam bacem geprek pertama di Yogyakarta, Ayam Bagheera pun langsung mendapatkan antusias tinggi dari masyarakat kota pelajar. Bahkan, tak kurun waktu satu tahun saja Ayam Bagheera sudah berhasil membuka cabang baru.  Setiap harinya warung yang terletak di daerah Deresan dan Seturan ini berhasil menghabiskan rata-rata 150 porsi.

“Rasanya enak banget, ada pedas tapi juga manisnya gitu. Dari tahun lalu sampai sekarang sih enggak pernah bosan makan Bagheera, malah nagih terus gitu. Soalnya kan ini juga penyegar tersendiri setelah kita biasanya selalu makan ayam geprek yang goreng,” ujar salah satu pelanggan Fatma Ayu (22). (KRA-01)

 

 

© Copyright 2018. Ngejogja.com