Berkunjung ke Pantai Teras Kaca, Primadona yang Sedang Viral

SETELAH melalui perjalanan naik turun dan berkelok-kelok selama kurang lebih 1,5 jam dari pusat kota Yogyakarta, tibalah saya di Pantai Teras Kaca. Obyek Wisata yang berlokasi di di Panggang, Gunung Kidul ini belakangan viral di kalangan warganet. Teras Kaca berhasil menarik wisatawan dari berbagai daerah, baik dalam maupun luar DIY.

Mereka datang bersama keluarga, rombongan rekan kerja, pasangan, dan teman-teman. Beberapa wisatawan mengaku mengetahui keberadaan pantai ini lewat media sosial instagram dan rekomendasi yang mereka temukan di Google.

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Sesuai dengan namanya, pantai ini memiliki primadona spot foto yang dinamakan Teras Kaca. Sebuah bangunan menyerupai balkon yang terletak di ujung tebing di pantai ini. Sebenarnya Teras Kaca menghadap langsung ke Samudra Hindia. Namun, masyarakat menyebutnya sebagai pantai.

Wisatawan yang datang bisa berswafoto di atas kaca setebal 13 milimeter dengan background laut lepas. Semilir angin membuat rambut dan pakaian mereka seolah ikut berpose dengan bebasnya. Namun, tingginya ketertarikan wisatawan untuk berfoto di teras kaca membuat antrean untuk berfoto sangat lama, bisa sampai 3 jam lamanya. Wisatawan diberi nomor urut dan akan dipanggil jika gilirannya tiba.

Risa Afira Firani (18), salah satu wisatawan asal Boyolali yang rela melakukan perjalanan selama kurang lebih 4 jam. Ditemui sesaat setelah berfoto, Risa mengungkapkan bahwa ia datang bersama tujuh orang temannya dengan menggunakan motor.

Ia mengaku terkejut dengan antrean giliran foto yang begitu lama. “Sesuai ekspektasi sih (pantainya), kagetnya antrenya ternyata banyak. Kirain langsung masuk,” ujarnya.

Meski terbilang sempit, hanya 25 meter persegi, Teras Kaca bebas dari sampah-sampah yang berserakan. Selain itu, yang perlu menjadi perhatian bagi para orangtua yang membawa serta anaknya adalah mengenai pagar pembatas. Di sini, tidak terdapat pesisir, melainkan jurang yang langsung menjorok ke laut. Jurang ini hanya dibatasi papan kayu rendah dan tidak aman. Sehingga, orangtua dianjurkan untuk selalu mengawasi anaknya.

Tarif

Untuk tarif, pengunjung akan dikenakan biaya parkir Rp 2.000 dan biaya masuk pantai Rp 5.000. Di Pantai Teras Kaca, terdapat empat spot foto berbayar. Keempatnya terletak di ujung tebing, antara lain becak terbang (Rp 10.000), Giant Chair (Rp 10.000), Glass Boat (Rp 30.000) dan teras kaca (Rp 20.000).

Harga tersebut sudah termasuk jasa fotografer. Untuk spot-spot lainnya tidak dikenakan biaya sepeserpun. Pengunjung bebas untuk berswafoto sepuasnya. Bagi pasangan yang berniat melakukan foto pre-wedding maupun post-wedding, tarif yang dipatok sebesar Rp 300.000 – Rp 800.000 dengan durasi 30 - 60 menit.

Bagi pegunjung yang ingin melindungi kulit dari panas yang menyengat bisa menyewa payung Rp 10.000. Ada juga kios yang menjual kacamata hitam, topi pantai dan aneka makanan dan minuman. (Garin Essyad Aulia)

 

 

© Copyright 2018. Ngejogja.com